Ini 12 RS Penyedia Layanan RDP Covid-19 Mandiri Rujukan GTPPC-19 Babel

Mon, 25 May 2020 03:45 PM
Ini 12 RS Penyedia Layanan RDP Covid-19 Mandiri Rujukan GTPPC-19 Babel

PANGKALPINANG - Meskipun jalur penerbangan melalui bandara dan jalur penyeberangan melalui pelabuhan dibuka secara terbatas dengan berpedoman kepada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 GTPPC Nasional tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, GTPPC Bangka Belitung (Babel) melakukan pengetatan ekstra dengan mengeluarkan sejumlah langkah antisipasi dan pencegahan.

 

Demikian disampaikan Juru bicara GTPPC-19 Babel, Andi Budi Prayitno, pengetatan ekstra dengan mengeluarkan sejumlah langkah antisipasi dan pencegahan yaitu dengan membuat dan mengeluarkan blanko khusus untuk Surat Keterangan Sehat/Bebas Covid-19. Blanko khusus dengan security printing dan dilengkapi barcode serta kode rumah sakit itu dikeluarkan oleh GTPPC Babel untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pemalsuan surat keterangan sehat/bebas Covid-19. 

 

Atas rekomendasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, GTPPC Babel menunjuk 12 (dua belas) rumah sakit/laboratorium klinik penyedia layanan RDT (Rapid Diagnostic Test) Covid-19 mandiri, sebagai berikut:

 

BANGKA:

1. RSUP DR IR Soekarno, Air Anyir

2. RSUD Depati Bahrin, S Liat

3. RS Medika Stania, S liat

4. RS Arsani, S Liat

 

PANGKALPINANG:

5. RS Bhakti Timah

6. RS Bhakti Wara

7. RS Kalbu Intan Medika (KIM)

8. RSIA Muhaya

9. Laboratorium Klinik Pro Medic

 

BANGKA TENGAH:

10. RS Siloam Pangkalan Baru

 

BANGKA BARAT:

11. RSBT Muntok

 

BELITUNG:

12. RS Utama

 

Sebelumnya, pada Jum'at (22/5), bertempat di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Babel, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel menggelar rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Babel dalam rangka pencegahan penularan virus Corona pada masa lebaran hingga pasca lebaran.

 

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Gubernur Erzaldi Rosman itu dihadiri Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, Danrem 045/Garuda Jaya Kol Czi Mateus Jangkung W, Kajati Babel Ranu Mihardja, Kepala KKP Kelas III Pangkalpinang, Ketua IDI Babel, kepala/direktur rumah sakit pemerintah dan swasta, beserta Kepala Pelaksana BPBD Babel, dan undangan lainnya. 

 

Gubernur Erzaldi yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Babel mengatakan, dalam rangka untuk melindungi warga dari penularan Covid -19 saat Hari Raya Idul Fitri dan pasca Idul Fitri, maka perlu dilakukan persiapan dan diambil langkah-langkah pencegahan.

 

"Bapak dan Ibu sekalian, dengan diberikan kelonggaran oleh pemerintah pusat untuk masyarakat pulang kampung ketika hari raya, ini menjadi perhatian kita bersama, kita khawatirkan mereka yang masuk ke Babel membawa virus, untuk itu kita mencari solusinya melalui rapat ini," ungkapnya.

 

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemprov Babel atas keseriusannya dalam penanganan dan pencegahan penularan Covid-19.

 

"Betul kata Bapak Gubernur bahwa virus ini tidak dapat dilihat, makanya kita butuh gotong-royong besar-besaran. Makanya saya sepakat dengan Bapak Gubernur yang akan mengundang para kepala daerah untuk membahas penanganan Covid ini, dan saya minta tolong kepada kepala daerah yang diundang untuk hadir, karena bahaya virus ini sangat luar biasa. Nah, kita sepakat akan buat perda khusus Covid. Siapa yang tidak memakai masker ada sanksi, sehingga ada dasar hukum para penegak hukum untuk menindak itu. Intinya saya sangat mendukung kebijakan pemprov dalam penanganan pencegahan penularan virus Corona di Babel," jelasnya. 

 

Pihak kepolisian dan TNI serta jajaran Forkopimda lainnya mengatakan hal yang sama terkait hal tersebut. Di kesempatan yang sama, Gubernur Erzaldi menyampaikan terima kasih dan bersyukur atas dukungan semua pihak, baik DPRD Babel, TNI, Polri, Kejati, serta seluruh masyarakat Babel dalam memerangi Covid-19, dan berharap agar musibah ini cepat berakhir.

 

"Saya memberikan apresiasi kepada mitra kami TNI, Polri, DPRD dalam penanganan pandemi ini, kerja sama kita dengan TNI dan Polri selama ini sangat luar biasa. Mereka adalah garda terdepan kita juga, dan semua tenaga medis, sehingga kebijakan pemprov selalu didukung mereka. Intinya dalam penanganan Covid tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi kita harus bersama-sama," pungkasnya. [Tim]